Harus daftar dirjen HAKI

Kenapa harus daftar dirjen HAKI mungkin pertanyaan yang sering muncul di benak kita. Sebelumnya, mari kita mengenal HAKI terlebih dahulu. Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) merupakan hak yang diberikan terhadap seseorang atas hasil karyanya. Disebut sebagai kekayaan intelektual, karena setiap hasil karya lahir dari intelektualitas yang dimiliki oleh manusia. Sama seperti hukum lainnya, HAKI juga bertujuan untuk melindungi, dalam hal ini HAKI melindungi hak seseorang terhadap hasil karyanya.

Harus daftar dirjen HAKI

Secara garis besar HAKI di bagi menjadi dua bagian dalam perlindungannya, yaitu hak cipta dan hak kekayaan industri. Hak Kekayaan Industri sendiri mencakup hak paten, hak design, hak merek, penanggulangan praktik persaingan curang, design, dan rahasia dagang. Pemberian hak ini bertujuan agar tidak terjadi pembajakan terhadap hasil karya yang telah susah payah diciptakan oleh seseorang. Sebab dengan pengakuan, orang bisa terangsang untuk terus berkarya memberikan yang terbaik dari dalam dirinya.

Kenapa harus daftar dirjen HAKI.

yaitu karena dengan mendaftarkan hasil ciptaan anda, baik itu berupa merek dagang, atau hasil karya seni, ilmu pengetahuan, sastra, atau apapun lainnya maka anda akan mendapatkan pengakuan terhadap intelektualitas anda miliki tersebut. Pengakuan yang dimaksud adalah, anda dapat memberikan lisensi kepada orang lain yang menggunakan ciptaan anda yang telah memiliki HAKI, sehingga anda mendapatkan royalti. Royalti ini juga merupakan salah satu bentuk penghargaan terhadap hasil ciptaan anda, yang umumnya berupa uang.

Harus daftar dirjen HAKI indonesia

Selain itu, dengan mematenkan ciptaan anda, maka pemalsuan dan segala bentuk persaingan usaha tidak sehat setidaknya bisa diminimalisir. Sebab, nama karya dan nama anda sebagai pencipta telah dilindungi oleh hukum. Dengan memiliki HAKI, anda bisa melakukan monopoli terhadap hasil karya anda sendiri, karena hak intelektual adalah hak eksklusif dan tidak boleh ada yang menggunakannya tanpa seijin anda. Selain itu, jika hak intelektual ini ingin anda dapatkan untuk merek dagang anda, tentunya bisa menjadi dasar bila anda ingin membuat franchise.

Jadi, orang yang menggunakan merek anda, akan tetap membayar royalti meskipun anda sama sekali tidak melakukan apa-apa terhadap usaha orang tersebut. Oleh karena itu, perlu diketahui bahwa yang mendapatkan HAKI atas karyanya bukanlah semata-mata untuk mereka yang pertama kali menciptakan karya tersebut, namun mereka yang terlebih dahulu telah mendaftarkannya karyanya dan telah mendapatkan HAKI atas karya tersebut. Jadi, selama anda belum mendaftarkan hasil karya tersebut, maka tidak ada hukum yang melindungi karya anda.

Sehingga jika ada orang lain yang muncul dengan karya yang sama dan segera mendaftakannya di HAKI, maka orang tersebutlah yang diakui sebagai penciptanya, bukan anda.

Berikan penilaian :
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Leave a Reply